PERKEMAHAN PENERIMAAN TAMU AMBALAN

 

SEBANYAK 337 ANGGOTA, DITERIMA MENJADI TAMU AMBALAN KAMAJAYA-KAMARATIH GUDEP 10-125/0-126

 

 


Seluruh acara kegiatan telah dirancang dan disepakati bersama. Dimulai dari penentuan tanggal dilaksanakannya kegiatan sampai dengan hari pelaksanaan. Kegiatan berbentuk, Kepramukaan Model Blok, Outbond, scouting skills, senam, tarian semaphore , menjadi beberapa acara yang mendukung kegiatan Kepramukaan Model Blok dan Penerimaan Tamu Penegak Ambalan (PTPA) kali ini. Diawalai dengan Kepramukaan Model Blok yang diisi oleh pembina, dengan pemaparan materi umum tentang kepramukaan yang ada di SMAN 1 REMBANG. Setelah kegiatan Kepramukaan Model Blok dilanjutkan dengan kegiatan Penerimaan Tamu Penegak Ambalan (PTPA) yang diawali dengan kegiatan basuh muka oleh seluruh peserta dan sangga kerja saat akan memasuki bumi perkemahan yang menjadi pengantar awal dimulainya PTPA. Kemudian disusul dengan upacara adat ambalan dan upacara pembukaan. Prosesi adat ambalan ini dilaksanakan oleh Pengurus Harian(PH) dan dipimpin oleh seorang pemangku adat dari Kamajaya. Amsal pramuka menjadi salah satu adat ambalan , dimana seluruh peserta mengangkat hasduk di depan dada sebelah kiri, diiringi dengan pengucapan sandi ambalan oleh kakak sangga kerja.Kepramukaan Model Blok dan Penerimaan Tamu Penegak Ambalan (PTPA) 2019 merupakan kegiatan yang bermuara di pangkalan SMAN 1 REMBANG. Dilaksanakan setiap memasuki ajaran baru dengan mengadakan perkemahan pramuka model blok dan penerimaan tamu ambalan penegak. Kegiatan ini diagendakan untuk menyambut para calon penegak menjadi bagian dari ambalan Kamajaya-Kamaratih Gugus depan 10-125/10-126. PTPA 2019 tepat dilaksanakan pada hari Jumat-Sabtu tanggal 26-27 Juli. Dimana kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta kelas X dengan berbagai pengarahan dari sangga kerja pada masa bakti 2019/2020. Selain itu, banyak dari kakak tingkat yang ikut berpartisipasi membantu melancarkan dan memeriahkan acara yang berlangsung.

    

Selanjutnya, upacara pembukaan dibuka dengan sambutan dari Bapak Kepala SMA NEGERI 1 REMBANG yang diringi dengan prosesi pindah golongan terlebih dahulu. Dimana prosesi ini dimaksudkan bahwa peserta kegiatan bukan lagi bergolong pramuka penggalang, tetapi sudah naik tingkat menjadi penegak. Prosesi pindah golongan dilaksanakan dengan pelepasan emblem dan ring hasduk, yang semula bergolongan penggalang, diganti dengan golongan penegak. Penyematan tanda peserta PTPA adalah kegiatan selanjutnya ddalam rangkaian upacara pembukaan. Sedangkan, penyematan tanda peserta PTPA dilakukan dengan pemakaian kalung ID CARD yang menjadi syarat utama untuk ikut dalam kegiatan PTPA 2019. Seluruh peserta harus memasang foto menggunakan seragam pramuka penggalang lengkap dengan atributnya di dalam tweebon yang telah disediakan.

Setelah prosesi upacara selesai, disajikan tarian semaphore yang dilakukan oleh kakak bantara kamaratih. Dengan alokasi waktu yang telah diatur, setelah menyaksikan tarian semaphore, kemudian seluruh peserta PTPA diarahkan untuk berbaris membentuk formasi 58 sebagai persiapan menyambut Hari Pramuka ke-58. Kemudian kegiatan selanjutnya adalah pendirian tenda, scouting skills yang berbentuk pembuatan pionering, dan outbond yang dilaksanakan dengan waktu yang bersamaan. Setiap sangga harus mampu membagi tugas dengan alokasi waktu yang terbatas. Disanalah pendidikan karakter untuk bekerja sama ditanamkan.

 

Kegiatan outbond dibagi menjadi 3 permainan. Diantaranya yaitu estafet sarung , estafet tepung dan jembatan koran. Masing- masing dari permainan tersebut dibagi menjadi 3 pos. Ketika akan memasuki pos 1 setiap sangga harus bersama dengan sangga lainnya yang telah ditentukan. Berlaku pula untuk pos-pos lainnya. Seluruh peserta yang mengikuti outbond ,wajib mengenakan kaos lapangan dan mengukuti intruksi yang diberikan oleh kakak bantara yang bertugas di pos-pos tertentu.

Sangga yang memenangkan permainan berhak memberikan hukuman kepada sangga lain yang kalah. Kemudian melanjutkan ke pos-pos berikutnya.

 

Selain itu, kegiatan mendirikan tenda bersamaan pula dengan pionering. Pionering dilakukan dengan menyusun tongkat sebagai tiang bendera. Seluruh peserta diberi kebebasan untuk menentukan model pionering sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Selama proses pembuatan pionering , kakak sangga kerja selaku juri senantiasa mengawasi dari awal sampai akhir pembuatan. Setelah semua kegiatan tersebut berlangsung, peserta istirahat, sholat, dan makan. Ketika pukul 20.15 Upacara api unggun digelar. Api unggun merupakan sebuah kegiatan yang digelar setiap terdapat perkemahan pramuka dengan alunan tepuk tangan dan nyanyian riang dari seluruh peserta sebagai wujud persaudaraan. Joget komando persembahan dari Pramuka angkatan 55 SMAN 1 REMBANG ikut mengiringi berkobarnya api unggun malam itu. Memeriahkah suasana dengan tarian-tarian kreasi dan iringan musik budaya. Menambah kerasnya tepuk dari seluruh peserta.

Acara berikutnya disusul dengan pentas seni dari masing-masing kelas. Setiap kelas wajib menampilkan pensi sesuai dengan tema yang telah diundi sebelumnya. Dengan kreatifitasnya , peserta mampu menampilkan pensinya masing-masung dengan baik dan menarik. Setelah semuua kelas menampilkan pemsimya , siswa diharuskan untuk tidur karena esok hari akan melakukan penjelajahan. Tetapi, pada pukul 02.00 siswa dibangunkan untuk berkumpul di lapangan basket, guna untuk renungan dan mengambil badge ambalan sebagai simbolis, bahwa seluruh peserta diterima menjadi anggota baru di ambalan Kamajaya-Kamaratih Gugus depan 10-125/10-126. Renungan malam selesai jam 04.00 dilanjutkan dengan sholat subuh berjamaah. Setelah itu waktunya bersih diri dan senam pagi. Pada saat senam berlamgsung , 2 anak menyiapkan makanan untuk sarapan sedangkan yang lain tetap mengikuti senam. Dan setelah sarapan, siswa persiapan untuk jelajah.

Jelajah tahun ini sama dengan tahun sebelumnya. Dibagi menjadi 5 pos dengan jalur yang berbeda antara sangga pa dan pi. Masing-masing pinsa diberi kartu kendali untuk menandai bahwa, sangga yang dipimpin telah memasuki masing-masing pos dengan meminta tanda tangan dari kakak bantara yang berjaga. Selain itu, setiap sangga diberi tantangan dengan melakukan rally foto di tempat-tempat tertentu sepanjang rute penjelahan yang telah diatur sesuai klue yang diberikan. Sangga yang berhasil menebak dengan benar , akan mendapatkan hadiah dari panitia setelah kegiatan penjelahan selesai.


Dan inilah akhirnya, upacara penutupan. Sama seperti pada upacara pembukaan, para peserta upacara dibariskan persangga. Dalam upacara penutupan ini, dilakukan pelepasan ID Card sebagai tanda bahwa kegiatan PTPA telah selesai. Setelah upacara penutupan dilanjutkan dengan upacara adat ambalan seperti saat upacara pembukaan. Sebelum peserta dibubarkan, pengumuman sangga tergiatpun dilakunan. Pemenang sangga tergiat mendapatkan hadiah sederhana, yaitu kalung dari makanan ringan. Sederhana namun indah dan mengesankan. Setelah itu peserta dibubarkan dan berakhir pula PTPA tahun 2019.

Leave a comment