Seminar Bela Negara Dalam Rangka Memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2020

Apa Wujud Bela Negara sebagai Siswa?

Kemarin hari Selasa, tanggal 10 November 2020 di SMA Negeri 1 Rembang telah memeringati hari Pahlawan. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah Seminar Bela Negara secara virtual yang diselenggarakan oleh pengurus OSIS. Seminar virtual ini mengikutsertakan seluruh siswa SMA Negeri 1 Rembang. Terbagi atas 30 siswa secara luring dan siswa lainnya sekitar 964 mengikuti dari rumah.

Tiga puluh siswa yang datang ke sekolah merupakan perwakilan dari tiap kelas. Mereka tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Kegiatan ini terpusat di aula lantai 3. Siswa datang ke sekolah harus mencuci tangan di depan hall terlebih dahulu. Setelah itu siswa akan dicek suhu tubuhnya. Siswa duduk dengan jarak satu kursi dan tidak ada diskusi kelompok.

Siswa lain sebanyak 964 mengikuti dari rumah dengan menggunakan Google Meet dan live streaming Instagram. Ada 3 room pada Google Meet, diperuntukkan untuk kelas X, XI, dan XII. Semua siswa dalam pemantauan wali kelas masing-masing. Dimohon siswa yang dari rumah untuk presensi pada masing-masing kolom chat dengan menuliskan nama dan kelas. Kemudian presensi tersebut discreenshot dan dikirim ke ketua kelas untuk laporan ke wali kelas. Semua perlengkapan daring diatur dan disiapkan oleh siswa yang tergabung dalam pengurus OSIS.

Seminar ini dimulai pada pukul 07.30 WIB. Semua panitia dari pengurus OSIS sudah mendahului datang ke sekolah pada pukul 06.45 WIB. Mereka sudah siap untuk melayani peserta mulai dari presensi, acara, dan konsumsi. Siswa dan panitia yang sudah datang langsung menuju tempat seminar. Pada pukul 07.30 WIB semua peserta sudah siap dan acara dimulai oleh pembawa acara. Setelah pembukaan dari pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Berikutnya dilanjut dengan sambutan kepala sekolah dan doa yang dipimpin oleh salah satu panitia.

Pada pukul 08.15 WIB dimulai acara inti yaitu seminar dengan materi bela negara yang disajikan oleh Bapak Bardan dari TNI. Narasumber memulai dengan perkenalan. Materi bela negera ini disesuaikan dengan kondisi audien yaitu siswa SMA. Narasumber banyak menyajikan tentang kejadian-kejadian yang terjadi saat ini pada generasi penerus bangsa dan sebaiknya apa yang harus dilakukannya. Semua peserta yang ada di ruang seminar mengikuti dengan seksama. Sementara siswa yang mengikuti lewat live streaming menuliskan komentar sebagai tanda tetap stay di Google Meet dan Instagram.

Pada pukul 09.20 WIB narasumber menutup materi dan dilanjutkan dengan tanya jawab. Panitia menyediakan doorprise bagi peserta yang mengajukan pertanyaan. Ada salah satu peserta yang mengajukan pertanyaan, apa yang harus dilakukan siswa dalam bela negara ini. Bapak Bardan selaku narasumber menyampaikan bahwa yang dilakukan siswa sebagai perwujudan bela negara adalah belajar dengan sungguh-sungguh, membantu orang tua, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di sekolah, melakukan aktivitas sesuai aturan, beribadah sesuai agamanya masing-masing , dan lain-lain. Selaku pelajar maka tugas sebagai perwujudan bela negara tidak harus mengangkat senjata seperti yang dilakukan tentara. Namun yang dilakukan adalah belajar dengan sungguh-sungguh untuk mencapai cita-cita yang diinginkan. Tidak perlu mengikuti kegiatan yang tidak menjadi kewajiban sebagai pelajar. Misalnya mengikuti demo, balap liar di jalan raya, dan lain-lain yang mengganggu keamanan masyarakat. Pertanyaan yang lain tentang sikap dalam pilkada, Timor Leste yang ingin gabung dengan Indonesia lagi, dan penghapusan sejarah sebagai mata pelajaran.

Akhirnya seminar selesai dan ditutup pada pukul 10.00 WIB. Siswa yang hadir di ruang seminar dipersilakan keluar bergantiian untuk menjaga jarak. Siswa yang mengikuti daring dapat mengikuti kegiatan berikutnya yaitu memeringati Maulid Nabi. Demikian reportase dari kegiatan seminar bela negara. Semoga kegiatan ini bisa memberi manfaat pada kita semua. Aamiin

Leave a comment